Search
Jumlah Pengunjung
Pengunjung [+/-]
Hari ini:
Kemarin:
Kemarin Lusa:
90
135
112

+23

Total
Jumlah Pengunjung 111 840
Konsultasi
Karier

Lowongan Pekerjaan :

Teknisi Laboratorium

News Flash

Hari Senin tanggal 23 September 2013, menjadi salah satu hari bersejarah bagi BPBPI. Laboratorium Pengujian BPBPI yang telah mendapatkan sertifikat akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) sesuai dengan ISO 17025: 2008, pada hari tersebut diresmikan oleh Komisaris Utama PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), Bpk Ir. Kusumandaru NS, MBA. Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Utama dan Direksi PT RPN, seluruh Direktur Puslit lingkup PT RPN (Pusat Penelitian Kelapa Sawit, Pusat Penelitian Karet, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, Pusat Penelitian Teh dan Kina, serta Direktur Pusat Penelitian dan Pengembangan Gula Indonesia). Acara dihadiri pula oleh sekitar 100 orang tamu yang terdiri dari PTPN, perusahaan swasta dan instansi pemerintah. Peresmian laboratorium pengujian BPBPI dilakukan dengan penanda tanganan prasasti oleh Komisaris Utama dan Dirut PT RPN. Sertifikat akreditasi KAN (No akreditasi LP-759 IDN) secara simbolis diserahkan oleh Ketua KAN yang diwakili oleh Sekretaris Jendral KAN, Drs. Suprapto, MPS kepada Kepala Balai BPBPI, Dr. Priyono, DIRS. Pada kesempatan tersebut dilakukan pula penanda tanganan beberapa Memorandum of Understanding (MoU) antara PT RPN dengan PT Kelola Mina Laut, PT Astra Agro Lestari dan PT Romindo Primavetcom. Setelah pengguntingan pita, Komisaris Utama PT RPN dengan diiringi oleh Direksi PT RPN dan seluruh tamu-tamu melakukan kunjungan ke laboratorium pengujian BPBPI. Acara diakhiri dengan makan siang dan ramah tamah.

Laboratorium Pengujian BPBPI yang terdiri dari Laboratorium Kimia dan Pangan, Laboratorium Mikrobiologi dan Lingkungan serta Laboratorium Biokimia dan Biologi Molekuler sebenarnya bukan laboratorium baru. Laboratorium Tanah dan Pemupukan, yang didirikan pada tahun 1924 dan menjadi cikal bakal Laboratorium Kimia dan Pangan, sangat diakui eksistensinya baik oleh kalangan akademisi maupun praktisi perkebunan.